PERPUSTAKAAN DI ERA GENERASI DIGITAL NATIVE

Sukirwan Arwan

Abstract


Abstract: A library must be able to provide information and provide services in accordance with the needs of the user community (pemustaka). With the development of information technology which is very fast, without realizing it, it has a very big influence on changes in the character and behavior of the community, especially changes in behavior in seeking information. Potential readers in today's digital era are the digital native generation. The digital generation that grew up in the digital era (in an era of very rapid ICT development) has different characters and behaviors from previous generations. The influence of ICT on changes in behavior and character cannot be prevented or avoided as well as a challenge for libraries. Therefore, like it or not, libraries must have the courage to improve themselves to change and improve the quality of their services from various aspects in accordance with the development and changes of the character of the users, if they do not want to be left behind, libraries must be adaptable to change, friendly to the librarian. in order to answer the era of the birth of this net generation

Keyword: Digital native generation, library services, librarian competence.

Abstrak: Sebuah perpustakaan harus mampu menyediakan informasi serta memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat penggunanya (pemustaka). Dengan adanya perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat tanpa disadari berpengaruh sangat besar pada perubahan karakter serta prilaku dari masyarakat terutama perubahan prilaku dalam mencari informasi. Pemustaka potensial di era digital saat ini yaitu generasi digital native. Generasi digital yang tumbuh di era digital (di era perkembangan TIK sangat pesat) memiliki karakter serta prilaku yang berbeda dengan generasi-generasi sebelumnya. Pengaruh TIK terhadap perubahan prilaku maupun karakter tersebut tidak bisa dicegah maupun dihindari serta menjadi tantangan tersendiri bagi perpustakaan. Oleh karena itu, mau tidak mau perpustakaan harus berani berbenah diri untuk merubah dan meningkatkan kualitas pelayanannya dari berbagai segi sesuai dengan perkembangan serta perubahan-perubahan dari karakter pemustaka jika tidak ingin ditinggalkan, Perpustakaan harus adaptable with change, friendly dengan pemustakanya Kompetensi pustakawan menjadi kata kunci agar dapat menjawab era lahirnya generasi nett ini

Kata Kunci: Generasi digital native, layanan perpustakaan, kompetensi pustakawan.


References


Awaludin, Wahyu. 2009. “Fenomena Generasi Digital Native”, dilihat Oktober 2016 di http://www.kompasiana.com

Azwar Muin, Moh. 2013. Information Literacy Skills, strategi penelusuran informasi online. Makassar: Alaudin University pers

Fatmawati, Endang. (2010). “Fenomena Paradigma Perpustakaan Generasi Millenial”. Visi Pustaka: dilihat Februari 2015 di http://perpusnas.go.id./magazine/ gguna+Internet+di+Indonesia+63+Ju ta+Orang/0/berita_satker

Http://www.kominfo.go.id/index.php/con tent/detail/3415/Kominfo+%3A+Pen

http://www.lib.unair.ac.id/

Jurnal Informasi dan Perpustakaan (Desember 2012-Mei 2013): hal 103-107 Indonesia. (2015). Profil Pengguna Internet Indonesia 2014. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia: Jakarta

Kumalawati, Deasy dan Hermin Indah Wahyuni. (t.t). “Learning Commons Sebagai Upaya Perguruan Tinggi Menghadapi Perubahan Perilaku Generasi Internet”. Prosiding Manajemen Perpustakaan Perguruan Tingggi Untuk Net Gen: Tantangan dan Peluang. FPPTI Jawa Timur

Mustar, Maniso. 2018. Identitas Profesional Pustakawan Menghadapi Disrupsi Teknologi dalam surat kabar Wawasan 18 Oktober 2018

Priyanto, Ida Fajar. 2016. Space, Prilaku, dan Pustakawan. Makalah. Universitas Gajah Mada Yogyakarta

Sulistyo-Basuki, 1991. Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jakarta: Grame-dia Utama.

Suwardi, 2012. Pustakawan untuk Digital Native Generations. Makalah. Universitas Islam Indonesia Yogyakarta

Tritawirasta, Wiratna. 2018. Peran Perpustakaan dalam Meningkatkan Literasi Informasi (Power Point Slides). Diperoleh dari Seminar Nasional Literasi Publik Indonesia Siap Internet Sehat pada tanggal 27 November 2018.

Wulandari, Dian. 2011. “Mengembangkan Perpustakaan Sejalan Dengan Kebutuhan Net Generation”. Visi Pustaka 13 (Agustus): hal 7-8.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Indexed By: