PENGENALAN PERPUSTAKAAN KEPADA ANAK USIA DINI

Lusi Ismail

Abstract


Abstract: There are many factors behind why Indonesian people do not like literature, so the impact is the lack of interest in reading in Indonesia, especially in rural areas. Introducing the library as a means of information which is an absolute necessity of the community in the information age needs to be done. Awareness of the importance of this library should be fostered since childhood, therefore the thing that needs to be done is to provide adequate facilities / good for children's libraries. But before moving in that direction, the children's soul must be understood and what kind of information is needed by the children. Therefore it is necessary for the active involvement of various parties such as parents, teachers and the government to foster interest in reading early on by introducing the library early on. However, it is difficult to expect children and adolescents to come to the library without any precise effort and resources pull from the library itself. The lack of attention to the elements intended to extend the reading interest of Indonesian people, especially for people in rural areas.

Keywords: Library, Early Childhood

Abstrak : Banyak faktor yang melatarbelakangi mengapa masyarakat Indonesia kurang suka ke pustaka, maka dampaknya adalah kurangnya minat baca di Indonesia khusus lagi bagian pedesaan. Memperkenalkan  perpustakaan sebagai salah satu sarana informasi yang merupakan kebutuhan mutlak masyarakat dalam era informasi perlu dilakukan. Kesadaran akan pentingnya perpustakaan ini memang sebaiknya dipupuk sejak kecil, oleh karena itu hal yang perlu dilakukan adalah menyediakan fasilitas yang memadai/baik untuk perpustakaan anak-anak. Akan tetapi sebelum melangkah ke arah itu, harus pula dipahami jiwa anak-anak tersebut dan informasi yang seperti apa yang dibutuhkan oleh anak-anak. Oleh karena itu perlu adanya keterlibatan secara aktif dari berbagai pihak seperti orangtua, guru dan pemerintah untuk menumbuhkan minat baca sejak dini dengan memperkenalkan perpustakaan sejak dini.Akan tetapi, sulit mengharapkan anak-anak dan remaja untuk datang ke perpustakaan tanpa ada upaya yang jitu dan daya tarik dari perpustakaan itu sendiri. Kurangnya perhatian elemen-elemen  yang dimaksudkan memperpanjang daya minat baca masyarakat Indonesia, khusus bagi masyarakat yang ada di pedesaan.

Kata kunci : Perpustakaan, Anak Usia Dini


Full Text:

PDF

References


Bafadal, Ibrahim, Pengelolaan Perpustakaan Sekolah, (Jakarta, Bumi Aksara: 2011)

Kamus Besar Bahasa Indonesia-KBBI, (Jakarta, Kencana: 1988)

Latif, Mukhtar, dkk, Orientasi Baru Pendidikan Anak Usia Dini:

Teori dan Aplikasi, (Jakarta, Kencana: 2013)

M. Yusuf, Pawit, Pedoman Penyelenggaraan Perpustakaan Sekolah, (Jakarta, Kencana: 2005)

Permen Diknas No. 58 tahun 2009, h. 20

Rifai, Agus, Perpustakaan Islam: Konsep, Sejarah, dan

Kontribusinya dalam Membangun Peradaban Islam Masa Klasik,

(Jakarta, Rajawali Pers: 2013)

Shofaussamawati, Jurnal Perpustakaan Libsraria, (STAIN Kudus,

, Volume 2 Nomor 1

Suhendar, Yaya, Panduan Petugas Perpustakaan Cara Mengelola

Perpustakaan Sekolah Dasar, (Jakarta, Prenada: 2014)

Sutarno NS, Perpustakaan dan Masyarakat, (Jakarta, Yayasan

Obor Indonesia: 2003)

Undang-Undang No. 23 tahun 2007, Tentang Perpustakaan

http://warintek08.wordpress.com/tes/,

http://kbbi.web.id/pustaka,




DOI: https://doi.org/10.15548/jib.v1i2.21

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Imam Bonjol : Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan di Publikasikan oleh Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang Copyright (c) 2021